Indonesia Masters 2026 - Chen Yu Fei Juara

Chen Yu Fei (Djarum Badminton)
Chen Yu Fei (Djarum Badminton)
Indonesia Masters ‐ Created by EL

Jakarta | Pebulu tangkis tunggal putri China, Chen Yu Fei, keluar sebagai juara Indonesia Masters 2026, setelah di partai puncak mengalahkan wakil Thailand, Pitchamon Opatniputh, Minggu (25/1). Bertanding di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, unggulan teratas itu menang dua gim langsung 23-21, 21-13 dalam durasi 52 menit.

Sejak awal gim pertama, Chen terlihat menguasai tempo permainan, ia terus memimpin perolehan skor 14-9. Opatniputh tak mau menyerah begitu saja, ia mencoba bangkit, kedudukan sempat imbang 20-20. Namun, Chen menunjukkan kelasnya, peraih medali emas tunggal putri di Olimpiade Tokyo 2020 ini balik unggul dan mengamankan gim pertama. Di gim kedua, Chen semakin sulit dibendung. 

"Gim pertama memang sangat berat ya, walau saya unggul, namun banyak sekali kesalahan-kesalahan yang saya buat. Untungnya saya bisa mengejar dan memenangkan pertandingan," kata peringkat ke-4 dunia melalui siaran pers Humas PP PBSI. 

Kemenangan ini sekaligus menambah keunggulan Chen dalam catatan rekor pertemuannya dengan Opatniputh menjadi 2-0. Pada pertemuan sebelumnya di Malaysia Open 2026, Chen juga menang dengan skor 10-21, 21-13, 21-16. 

Pemain peringkat ke-4 dunia itu melalui setiap laga pada Indonesia Masters 2026 tanpa kehilangan satu gim pun. Ia menyelesaikan dua pertandingan pertama di bawah 30 menit, saat mengalahkan wakil Ukraina, Polina Buhrova, melalui dua gim skor 21-8, 21-6, lalu menang 21-7, 21-9 atas pemain Denmark, Julie Dawall Jakobsen. Di perempat final, Chen membutuhkan waktu selama 42 menit untuk menyingkirkan Pusarla V. Sindhu asal India dengan skor 21-13, 21-17.

Di babak empat besar, Chen mengalahkan pemain berpengalaman asal Jepang, Nozomi Okuhara, dengan skor akhir 21-15, 24-22 dalam tempo 54 menit. 

Melihat perkembangan tunggal putri yang kini mulai banyak diramaikan pemain muda di turnamen level elit, Chen melihat ini adalah hal yang positif. "Menurut saya ini adalah hal yang sangat bagus, ada pemain senior dan ada pemain muda bisa bersaing dan mendorong perkembangan tunggal putri," ujarnya. 

Gelar ini merupakan gelar kedua Chen pada Indonesia Masters. Sebelumnya, ia juga pernah naik podium juara pada edisi 2022. Chen juga beberapa kali berjaya di Istora dengan meraih gelar level Super 1000 pada Indonesia Open 2024 dan 2023. "Di sini (Istora) selalu sangat ramai dan bersemangat, saya bisa mendengar suara semangat dari para penonton. Saya senang sekali main di Istora," demikian Chen.