Kepastian ini didapat Pearly/Thinaah saat mempersiapkan diri jelang laga final. Meski tak perlu bertanding untuk mendapat gelar juara, tetapi Pearly/Thinaah menyayangkan hal ini karena sebetulnya mereka ingin bertanding melawan Igarashi/Takahashi. "Rasanya campur aduk, bukan kemenangan seperti ini yang kami inginkan. Semoga kami bisa bertemu mereka lagi ke depannya," kata Pearly melalui siaran pers Humas PP PBSI.
"Tadi Arisa datang ke saya dan bilang kalau partnernya tidak enak badan. Jadi mereka tidak bisa bermain di pertandingan hari ini," Thinaah, menambahkan.
"Ketika kami mendengar berita kalau lawan mundur, kami juga tidak happy. Kami sebetulnya ingin tanding melawan mereka, Arisa/Miyu adalah ganda putri yang bagus. Sangat disayangkan mereka tidak bisa bertanding hari ini," ujar Thinaah.
Ternyata penerbangan Pearly/Thinaah kembali ke Malaysia dijadwalkan pada malam ini juga. Sehingga mereka langsung bersiap untuk pulang seusai seremoni penyerahan hadiah. "Kami berencana untuk kembali ke Malaysia malam ini, karena memang flight kami nanti malam, jadi setelah ini kami mau istirahat yang cukup, makan yang sehat dan bersiap-siap pulang," jelas Thinaah.
Di final Indonesia Masters 2025, Pearly/Thinaah harus puas dengan podium runner-up setelah di final kalah dari Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong asal Korea Selatan.


