"Dia mengalami demam. Sebenarnya sudah tidak enak badan sejak kemarin," tutur Taneko kepada wartawan.
Ia juga memastikan, Takahashi tak mengalami cedera, tetapi demam yang dirasakannya membuatnya kesulitan untuk melangkahkan kaki ke Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (25/1). "Sampai siang tadi dia masih merasa demam, tapi dia masih mau bertanding. Bahkan arisa diminta untuk datang terlebih dahulu ke sini (Istora) untuk berlatih, lalu Miyu menyusul," ungkapnya.
"Namun, ternyata Miyu untuk bangun dan jalan saja sudah susah, jadi keputusan untuk mundur ini benar-benar diputuskan hingga menit-menit terakhir," Taneko, menambahkan.
Sementara itu, kepastian Igarashi/Takahashi mundur didapat Pearly/Thinaah saat mempersiapkan diri jelang pertandingan. Meski tak perlu bertanding untuk mendapat gelar juara, tetapi Pearly/Thinaah menyayangkan hal ini karena sebetulnya mereka ingin bertanding melawan Igarashi/Takahashi. "Rasanya campur aduk, bukan kemenangan seperti ini yang kami inginkan. Semoga kami bisa bertemu mereka lagi ke depannya," kata Pearly melalui siaran pers Humas PP PBSI.
"Tadi Arisa datang ke saya dan bilang kalau partnernya tidak enak badan. Jadi mereka tidak bisa bermain di pertandingan hari ini," Thinaah, menambahkan.
"Ketika kami mendengar berita kalau lawan mundur, kami juga tidak happy. Kami sebetulnya ingin tanding melawan mereka, Arisa/Miyu adalah ganda putri yang bagus. Sangat disayangkan mereka tidak bisa bertanding hari ini," demikian Thinaah.


