"Alhamdulillah bersyukur, bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar, dengan kemenangan juga. Pertandingan yang tidak mudah ya, pasangan tuan rumah luar biasa, mereka memiliki speed power yang sangat bagus juga," papar Fajar melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Fajar/Fikri langsung melesat sejak awal pertandingan dengan unggul 7-1 dan mempertahankan keunggulan hingga interval 11-5. Dominasi pasangan juara China Open 2025 itu berlanjut pada paruh kedua gim pertama, hingga mereka mampu meraih empat game point, lalu menutup gim pertama dengan kemenangan 21-17 dalam durasi 19 menit.
Berbanding terbalik dengan gim pertama, Chen/Liu justru mendominasi paruh awal gim kedua setelah mencatatkan enam poin beruntun untuk unggul 11-5 saat interval. Saat pasangan tuan rumah mengendalikan permainan, Fajar/Fikri perlahan bangkit dan mampu menyamakan kedudukan hingga tiga kali pada fase krusial.
Setelah laga berlanjut ke setting, Fajar/Fikri akhirnya mampu mengonversi match point ketiga menjadi kemenangan 25-23, setelah pengembalian Liu Yi melebar pada poin terakhir. "Di gim kedua tentunya kami tertinggal tadi 11-5, tapi kami bisa membalikkan keadaan. Kami terus mencoba berbagai cara untuk mengejar poin yang ketinggalan itu," ujar Fajar.
"Gim pertama kami menguasai di lapangan, kami bisa lebih banyak menyerang dan mereka pun berada dalam posisi tekanan. Berbeda di gim kedua, dari poin 5-5, tadi kami melakukan banyak kesalahan dan itu bikin mereka lebih percaya diri lagi. Tapi kami tetap berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mengejar," Fikri, menjelaskan.
Fajar juga menyatakan, mereka berupaya untuk terus menampilkan permainan terbaik, seiring dengan peningkatan rasa nyaman dan kepercayaan diri yang membuat mereka tampil lebih lepas dari hari ke hari. "Semoga besok juga bisa lebih enjoy lagi, lebih lepas lagi untuk bisa maju ke babak selanjutnya," pungkasnya.


