Jojo membutuhkan waktu selama 46 menit untuk mengalahkan unggulan kedelapan tersebut melalui dua gim langsung 21-18, 22-20. "Puji Tuhan bisa melaju ke final, sangat-sangat di luar ekspektasi. Hari ini Loh Kean Yew bermain sangat baik, sangat luar biasa," tanggapnya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Beberapa strategi yang sudah kami siapkan pun, dia ternyata melakukan hal yang berbeda jadi ada sedikit perubahan-perubahan yang tadi sempat harus di-adjust," Jojo, menambahkan.
"Bersyukur dengan usaha yang semaksimal mungkin dan melakukan yang terbaik tadi bisa keluar dari tekanan," katanya.
Unggulan keempat itu menilai, gim pertama menjadi kunci dalam membangun momentum pada pertandingan ini, mengingat kondisi lapangan kurang menguntungkan baginya. Ia juga mengakui, permainan agresif yang ditampilkan Loh sempat membuatnya kebingungan, sebelum perlahan menemukan ritme permainan setelah berdiskusi dengan pelatih. "Pelan-pelan mengejar dan membalikkan keadaan," katanya.
Pertarungan ketat kembali tersaji pada paruh pertama gim kedua, dengan selisih poin tak pernah lebih dari dua poin hingga interval, saat Loh memimpin 11-9 dalam tempo 13 menit. Persaingan sengit berlanjut selepas jeda hingga skor kembali imbang 13-13. Berawal dari kesalahan Loh yang pengembaliannya gagal melewati net, Jojo membangun momentum dengan merebut empat poin beruntun untuk berbalik unggul 17-13.
Loh mampu menghentikan momentum Jojo dengan meraih sejumlah poin lewat kesalahan-kesalahan Jojo, yang beberapa kali gagal mengontrol pengembalian hingga keluar lapangan. Skor kembali imbang sebanyak tiga kali pada fase krusial, yaitu 18-18, 19-19, dan 20-20, setelah Jojo mengantongi satu match point. Setelah laga memasuki setting, Jojo kembali mendapatkan match point keduanya lalu menutup gim kedua dengan kemenangan 22-20 dalam tempo 27 menit.
"Gim kedua tadi kondisinya, kan, cukup kurang menguntungkan untuk pemain tunggal, bermain dengan angin. Saya harus ekstra cari akal, cari cara bagimana caranya supaya bisa keluar dari momen itu," pungkasnya.
Di final, Minggu (18/1), Jojo berhadapan dengan pemain Taiwan, Lin Chun-Yi. Ia memenangi laga di babak empat besar menang atas wakil Kanada, Victor Lai, melalui pertarungan tiga gim yang berakhir dengan skor 21-9, 6-21, 22-20 dalam tempo 61 menit.


