"Pertama bersyukur tidak ada cedera apapun. Hari ini cukup puas bisa menang dari Michelle Li lagi, karena tidak mudah dengan situasi di lapangan. Pertama, sangat dingin, agak berangin, dan seperti ada kabut atau asap di lapangan yang sedikit mempengaruhi permainan, karena bolanya jadi terlihat agak samar," jelasnya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Tadi bermainnya lebih safe saja dan juga membatasi bola atasnya dia," Putri, menambahkan.
Di gim kedua, lanjutnya, Li tampil lebih agresif dengan mengambil inisiatif permainan di area depan net, sehingga mampu mengendalikan jalannya laga dan tampil terus menekan. "Selain itu saya juga banyak melakukan kesalahan sendiri dan kurang sabar ketika reli," tuturnya.
Dengan kemenangan di babak 32 besar turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 750 ini, Putri unggul 2-0 atas Li. Kemenangan perdananya diraih di semifinal Australian Open 2025 yang juga melalui tiga gim.
Sementara itu, di babak 16 besar, Kamis (15/1), Putri berhadapan dengan Line Kjærsfeldt. Berdasarkan catatan head-to-head, Putri telah mengantongi tiga kemenangan dari lima pertemuan melawan pebulu tangkis asal Denmark tersebut. "Bertemu Line Kjærsfeldt yang punya fighting spirit luar biasa, saya tidak boleh kalah dulu semangat juangnya," pungkasnya.


