"Alhamdulillah di Orléans babak pertama bisa dilewati dengan baik dan Alhamdulillah hasilnya juga menang. Memang tadi di permainan, saya pribadi lebih fokus ke individu saya saja. Maksudnya dengan kondisi lapangan dan shuttlecock yang ada di sini, saya coba fokus di diri saya, mau main seperti apa," papar Dejan kepada tim Humas dan Media PP PBSI, seusai pertandingan berdurasi 35 menit tersebut.
"Tapi tetap saya juga berkomunikasi sama Bernadine, 'Saya mau main seperti ini, jadi kamu fokus di sininya, ya. Kamu jaga sininya, ya.'. Dan tadi berjalan dengan baik, berjalan sesuai rencana," tambah pemuda asal Garut, Jawa Barat ini.
Hampir senada dengan partnernya, Bernadine juga berpendapat laju kok yang cukup kencang pada laga ini membuat Kapila/Crasto kesulitan mengontrol sentuhan, sehingga banyak pengembalian yang kurang sempurna. "Jadi dari awal bagaimana caranya kami memaksa main dengan pola kami dan terus menekan mereka," ungkapnya.
Kedua pasangan langsung terlibat permainan cepat pada awal gim pertama. Setelah imbang 2-2, Kapila/Crasto sempat unggul 6-3. Namun, Dejan/Bernadine bangkit untuk menyamakan kedudukan 7-7 dan berbalik memimpin dengan skor tipis 11-10 saat interval, dalam tempo tujuh menit.
Usai jeda, Dejan/Bernadine mencetak tiga poin beruntun dengan memanfaatkan sejumlah kesalahan Kapila/Crasto. Pengembalian yang kerap menyangkut di net maupun melebar membuat Dejan/Bernadine terus memperlebar keunggulan. Mereka pun mengantongi enam game point, lalu mengunci kemenangan gim pertama 21-14 setelah pengembalian Kapila jatuh di luar lapangan.
Di gim kedua, Dejan/Bernadine langsung menggebrak lewat permainan cepat yang menghasilkan keunggulan 3-1. Kapila/Crasto mampu mengimbangi dan beberapa kali menyamakan skor pada kedudukan 4-4 dan 6-6. Namun, Dejan/Bernadine kembali mengambil alih kendali dengan meraih enam poin beruntun untuk menutup interval dengan keunggulan 11-6. "Ketika gim pertama sudah bisa ambil, kami pribadi lebih yakin. Jadi ada modal di gim kedua," ujar Dejan.
Memasuki paruh kedua, Dejan/Bernadine tetap dominan dan memperlebar jarak hingga 17-9. Kapila/Crasto sempat bangkit dan menekan hingga memperkecil ketertinggalan menjadi 17-19. Meski demikian, duo "Merah Putih" dapat menghentikan momentum lawan, mengamankan tiga match point, dan menutup gim kedua dengan kemenangan 21-18.
Pada kesempatan tersebut, Dejan juga menyampaikan, hasil pada Swiss Open 2026 belum maksimal meski menghadapi rekan sendiri, sehingga pada turnamen ini mereka bertekad tampil lebih baik dan meraih hasil yang lebih optimal. "Mari kita coba melakukan yang terbaik," pungkasnya.
Di babak kedua, Dejan/Bernadine dijadwalkan bertemu dengan pasangan China, Zhu Yi Jun/Li Qian, yang meraih kemenangan di babak pertama atas wakil Serbia, Mihajlo Tomić/Andjela Vitman.


