"Pertama-tama mengucap syukur bisa bermain dengan baik hari ini. Di gim pertama perolehan angka memang ketat sampai akhir, di situ permainan saya masih belum menemukan permainan yang nyaman dan enak. Banyak kesalahan sendiri dan banyak masuk ke strategi dan pola permainan lawan juga. Sementara lawan bermain nyaman, tapi puji Tuhan tadi bisa menyesuaikan di situasi setting," papar Anthony melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI, Kamis (19/3) dini hari WIB.
Duel ketat mewarnai awal gim pertama, dengan kedua pemain saling berbalas poin hingga imbang 10-10. Liao mampu keluar dari tekanan lawan menutup paruh pertama gim pertama dengan keunggulan tipis 11-10. Selepas jeda, intensitas pertandingan tetap tinggi, tetapi Liao kembali menemukan celah untuk menjauh dan memimpin 17-14.
Anthony perlahan bangkit dengan membukukan tiga poin beruntun untuk menyamakan kedudukan 17-17, lalu berbalik unggul 18-17 setelah memanfaatkan dua kesalahan berturut-turut Liao. Pemain peringkat ke-58 dunia itu sempat mengantongi satu game point, tetapi Anthony memaksakan setting 20-20, lalu memanfaatkan peluang game point yang dimilikinya untuk mengunci kemenangan gim pertama 22-20 dalam tempo 21 menit.
Pada gim kedua, Anthony tampil dominan sejak awal. Ia menguasai permainan dan melesat 11-2 saat interval. Selepas jeda, kendali pertandingan tetap berada di tangan wakil Merah Putih, sementara Liao kesulitan mengembangkan permainan dan hanya menambah tiga poin. Anthony pun menutup gim kedua dengan kemenangan meyakinkan 21-5.
"Jadi ketika masuk gim kedua kurang lebih sudah cukup tahu apa yang harus dilakukan strateginya. Mencoba buat menaikkan tempo dan memaksa lawan masuk ke dalam pola permainan yang saya mau," Ginting, menjelaskan.
Pada kesempatan tersebut semifinalis Swiss Open 2026 itu juga menyampaikan, kondisi lapangan menjadi faktor yang masih perlu diperhatikan, karena banyak perbedaan dengan turnamen pekan sebelumnya di Swiss, seperti pencahayaan dan jenis kok dengan jenama berbeda, sehingga memerlukan penyesuaian dalam permainan. "Dan pasti itu juga sedikit harus ada perubahan dari pola permainan dan pola pikir juga," pungkasnya.
Di babak kedua, Anthony akan menantang unggulan teratas asal Taiwan, Chou Tien Chen.


