Orléans Masters 2026 - Ubed Kesulitan Melawan Yushi Tanaka

Moh. Zaki Ubaidillah (Humas PP PBSI)
Moh. Zaki Ubaidillah (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Orléans | Tunggal putra Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah, kalah dari Yushi Tanaka melalui dua gim langsung 15-21, 11-21 pada babak pertama turnamen bulu tangkis Orléans Masters 2026 di Palais des Sports, Orléans, Prancis, Rabu (18/3). Tanaka pun melanjutkan catatan impresifnya dengan tiga kemenangan beruntun atas wakil "Merah Putih".

"Di pertemuan pertama dengan Yushi hari ini, permainannya saya sudah berusaha mau mengadu. Tapi dari awal, saya sudah merasakan sudah tidak enak dapat pengembalian bolanya dia. Saya coba mau mempercepat tempo, tapi dia bisa memutusnya, banyak perubahan pola dan pukulan yang menjauhkan saya dengan bola. Sangat menyulitkan," paparnya kepada tim Humas dan Media PP PBSI, seusai laga berdurasi 35 menit tersebut.

"Saya juga belum sepenuhnya bisa beradaptasi dengan kondisi shuttlecock yang kencang dan sedikit sulit dikontrol," tambah atlet muda yang karib disapa Ubed itu.

Duel ketat mewarnai awal gim pertama hingga skor imbang 6-6. Tanaka kemudian mengambil alih kendali lewat smes menyilang untuk unggul 8-6 dan menjaga keunggulan hingga interval 11-6. Dominasi juara Swiss Open 2026 itu berlanjut pada paruh kedua gim pertama, memimpin 18-10, kemudian mengunci kemenangan gim pertama dengan skor 21-15.

Ubed sempat mengimbangi permainan di awal gim kedua, tetapi Tanaka dapat keluar dari tekanan dengan meraih tiga poin beruntun untuk unggul 8-6 dan menutup interval 11-6. Selepas jeda, Tanaka kian dominan, memanfaatkan kesalahan Ubed untuk memperlebar keunggulan. Ia mengantongi sembilan match point, kemudian menutup gim kedua 21-11.

Tanaka tampil impresif dalam rangkaian tur Eropa. Pada Swiss Open 2026, ia melangkah ke final usai menyingkirkan Anthony Sinisuka Ginting, lalu mengalahkan Alwi Farhan di partai puncak untuk mengakhiri puasa gelar. Momentum tersebut berlanjut di Orléans Masters 2026, saat tunggal putra peringkat ke-19 dunia itu menunjukkan dominasinya atas Ubed di babak pertama.

Sementara itu, Ubed menilai hasil undian yang kerap mempertemukannya dengan pemain unggulan di babak awal sebagai pengalaman berharga. Tantangan tersebut, lanjutnya, menjadi modal penting dalam proses perkembangan kariernya. "Saya jadi bisa mengukur kemampuan saya. Saya harus lebih keras lagi dalam latihan dan saya belajar banyak dari pertandingan ini," pungkasnya.