Melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI, Adnan menyampaikan rasa syukur atas kemenangan yang diraih pada babak kedua turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 300 tersebut. Meski demikian, ia menilai masih banyak aspek permainan yang perlu dibenahi berdasarkan penampilan mereka pada laga tersebut. "Dari permainan, harus banyak yang ditingkatin lagi untuk di perempat final," tuturnya.
"Hari ini kami memang sudah menyiapkan untuk bermain menekan terus. Jangan kasih angin ke mereka," Adnan, menegaskan.
Sementara itu, Indah berpendapat, mereka harus bermain lebih sabar dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan di lapangan. Menurutnya, beberapa poin hilang karena kesalahan pada bola-bola yang seharusnya masih bisa dikembalikan, sehingga hal tersebut menjadi catatan penting untuk diperbaiki pada pertandingan berikutnya. "Tadi ada beberapa kali malah mati. Itu harus dikurangi untuk laga besok," katanya.
Umumnya, lanjut Indah, pasangan Taipei mampu bermain sangat rapat dan berbahaya ketika mendapat dukungan kondisi angin. Ia menyebut, pada gim kedua Yang/Hu sempat mengejar perolehan poin, tetapi mereka berusaha tetap fokus menjaga keunggulan agar tidak sampai tersusul hingga akhir pertandingan.
Di babak delapan besar, Jumat (14/3), Adnan/Indah akan menghadapi pasangan senegara yang juga berstatus unggulan kedelapan, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. Menjelang pertemuan tersebut, Adnan menyatakan mereka akan kembali berupaya tampil maksimal saat menghadapi rekan sesama penghuni pelatnas Cipayung itu.


