"Pertama, mengucapkan Alhamdulillah karena tidak ada cedera apapun. Untuk keseluruhan tadi di gim pertama cukup tertinggal lumayan jauh karena ini pertemuan pertama dengan Wong Ling Ching," tuturnya kepada tim Humas dan Media PP PBSI, setelah pertandingan berdurasi 42 menit tersebut.
Putri juga mengaku terkejut dengan permainan atlet negeri jiran itu, yang menurutnya memiliki kontrol bola atas cukup menyulitkan. Meski sudah mempelajari pola permainan lawan dan berusaha menahan diri untuk tidak terburu-buru bergerak, menurutnya, situasinya terasa berbeda ketika sudah berada langsung di dalam lapangan.
"Bisa mengejar sampai menang di gim pertama tadi, saya lebih sabar dan walaupun bolanya menyulitkan saya mencoba untuk tidak bergerak dulu dari tengah, jadi walaupun terlewat tapi masih bisa untuk transisi, saya juga bisa meng-clear bola supaya dapat reli panjang karena dari reli itu saya cukup banyak mendapatkan poin," papar pemain peringkat ke-6 dunia itu
Mengenai jalannya permainan pada gim kedua, lanjutnya, lebih banyak diwarnai reli panjang. Setelah pada gim pertama kerap kehilangan poin akibat kesalahan sendiri dan beberapa kali salah membuang bola, Putri memilih bermain aman di gim kedua dengan mengurangi variasi. "Jadi lebih main safe saja dan banyak pukulan, karena lawan juga mati sendiri kalau main reli," tuturnya.
Di perempat final, Jumat (13/3), Putri akan menghadapi pemain muda Thailand, Pitchamon Opatniputh. Pertemuan tersebut menjadi yang pertama bagi kedua pemain.


