Swiss Open 2026 - Leo/Bagas Kembali Terhenti di Babak Awal

Bagas Maulana & Leo Rolly Carnando (Humas PP PBSI)
Bagas Maulana & Leo Rolly Carnando (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Basel | Setelah menjuarai Thailand Masters 2026 pada awal Februari lalu, perjalanan ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana pada dua turnamen berikutnya selalu terhenti di babak-babak awal. Seusai tersingkir di babak pertama All England 2026 pada pekan lalu, mereka kembali harus angkat koper lebih cepat setelah kalah dari pasangan Malaysia, Kang Khai Xing/Aaron Tai, pada babak 16 besar Swiss Open 2026, Kamis (12/3).

Pertandingan antara pasangan unggulan ketiga dan wakil negeri jiran itu berlangsung selama 53 menit dan berakhir dengan skor 12-21, 23-21, 16-21. "Tadi banyak melakukan kesalahan sendiri, lawan mainnya nekat dan di gim terakhir mereka beberapa kali servis flick ke saya yang menghasilkan poin terus," ungkap Leo kepada tim Humas dan Media PP PBSI, seusai pertandingan yang digelar di St. Jakobshalle, Basel, Swiss tersebut.

"Gim pertama lawan memegang permainan depannya jadi kami bingung mau bermain apa. Di gim kedua kami mencoba lebih baik dan akhirnya bisa, beruntung bisa ambil karena sudah unggul tapi mereka mengejar hingga adu setting," paparnya.

Sementara itu Bagas mengungkapkan, pertemuan pertama melawan pasangan Kang/Aaron sempat membuat mereka kesulitan beradaptasi pada awal pertandingan. Ia menilai, permainan Aaron yang tampil sangat rapat di depan net membuat mereka beberapa kali kesulitan dalam mengembangkan pola permainan. "Di dua gim berikutnya kami sudah mulai tahu permainannya dan sudah berusaha juga," tuturnya.

Kekalahan Leo/Bagas pada turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 300 ini sekaligus memastikan Indonesia tanpa wakil tersisa di nomor ganda putra. Dua pasangan "Merah Putih" lainnya, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin serta Rahmat Hidayat/Muhammad Rian Ardianto, lebih dulu terhenti pada babak 32 besar.