Terry/Gloria Berpisah di Tengah Tren Positif

Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja (Djarum Badminton)
Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja (Djarum Badminton)
Internasional ‐ Created by EL

Jakarta | Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja memutuskan mengakhiri kemitraan mereka setelah menjalani empat turnamen Tur Dunia BWF sejak Januari 2026. Gloria selanjutnya akan kembali berpasangan dengan Rehan Naufal Kusharjanto, yang telah pulih dari cedera lutut kiri usai menjalani operasi akibat insiden yang dialaminya saat tampil di Macau Open 2025.

Asosiasi Bulu Tangkis Singapura (SBA) melalui lamannya pada Rabu (18/3) menyatakan, dalam kemitraan singkat mereka, Terry dan Gloria tampil mengesankan dan banyak meraih dukungan dari para penggemar bulu tangkis di berbagai belahan dunia. Kedua pemain adalah kawan di luar lapangan, tetapi kekompakan mereka di lapangan mencerminkan hasil yang mereka raih selama bertanding di level tinggi. 

"Gloria akan kembali berpasangan dengan rekan ganda campurannya, Rehan Kusharjanto, setelah penampilan terakhirnya bersama Terry di All England 2026. Rehan/Gloria saat ini berada di peringkat 30 dunia, meskipun Rehan sempat absen karena cedera, dan berhak untuk berpartisipasi dalam turnamen Super 1000," tulis SBA.

Sementara itu, Gloria menyatakan, "Saya akan kembali berpasangan di PB Djarum setelah Rehan pulih dari cedera. Tentu akan terasa campur aduk melihat Terry berada di sisi lapangan berlawanan. Saya bangga dan senang bisa berpasangan dengan Terry tahun ini. Empat turnamen yang kami jalani bersama memberi banyak pengalaman dan menjadi bagian penting dalam perjalanan karier saya."

"Sungguh luar biasa bisa bermain bersama di sisi lapangan yang sama sambil mewakili negara berbeda, terutama saat tampil di Indonesia Masters dengan dukungan penonton tuan rumah yang turut menyemangati kami berdua," Gloria, menambahkan.

Terry/Gloria hampir menciptakan kejutan pada All England 2026 saat bertanding melawan ganda campuran China, Feng Yanzhe/Huang Dongping. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan nomor satu dunia itu setelah bertarung tiga gim dengan skor akhir 21-18, 18-21, 19-21. Sepanjang awal musim, Terry/Gloria mencatatkan capaian babak kedua Thailand Masters 2026, perempat final Indonesia Masters 2026, serta menembus semifinal German Open 2026.

Sementara itu, Terry menyebut perjalanan bersama Gloria sebagai pengalaman yang menyenangkan sekaligus sarat pembelajaran. Ia juga menyatakan, momen hampir menumbangkan pasangan nomor satu dunia di All England menjadi salah satu kenangan paling berkesan selama mereka berpasangan. "Kami sudah berteman sebelum kemitraan ini dan kami akan terus berteman. Saya mendoakan yang terbaik untuknya dan semoga kita segera bertemu di lapangan," katanya.

CEO SBA, Woo Kaiwei, menyatakan pihaknya bangga atas pencapaian Terry/Gloria dalam empat turnamen terakhir, termasuk penampilan gigih di All England Open dua pekan lalu serta keberhasilan menembus semifinal German Open. "Kami berterima kasih kepada kedua atlet atas profesionalisme, dedikasi, serta sikap saling menghormati yang mereka tunjukkan sepanjang kemitraan, baik di dalam maupun di luar lapangan. Pengalaman ini juga memperkuat motivasi dan komitmen Terry untuk terus berkontribusi dalam pengembangan bulu tangkis di Singapura," paparnya.

Pada kesempatan tersebut Woo juga menyatakan, SBA akan melakukan evaluasi terhadap pembinaan bulu tangkis Singapura dengan melibatkan Terry dalam pengembangan talenta muda. "Kami masih mengevaluasi opsi untuk Terry ke depannya. Selain tetap berkompetisi di Tur Dunia BWF, kami juga ingin melihat bagaimana ia dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam jalur pengembangan atlet SBA, termasuk membantu mempersiapkan pemain muda menuju berbagai turnamen mendatang, seperti Asian Games pada Oktober 2026," pungkasnya.