"Awal gim pertama saya kurang sabar, lawan sempat unggul jauh, dan saya mencoba lebih sabar lagi," tutur pemain kelahiran Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta itu, melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Di gim kedua dan ketiga saya juga mencoba untuk sabar. Namun, di gim kedua saya malah terlalu bernafsu, di game ketiga karena kondisi fisik saya juga sudah mulai turun jadi saya bisa lebih mengontrol aja," Yasmin, menjelaskan.
Yasmin mengungkapkan rasa puas atas pencapaian pada Seleknas PBSI 2026, setelah dapat melangkah lebih jauh dibandingkan tahun sebelumnya, ketika ia terhenti di babak delapan besar. Ia pun berharap dapat melanjutkan tren positif tersebut hingga meraih gelar juara.
"Besok bertemu dengan Wening Arviani Sabrina, kemarin saya kalah di fase grup, saat itu saya bermain terlalu terburu-buru dan lawan juga pemain dengan tangan kiri serta tebakan mainnya cepat," jelasnya.
Selain laga antara Yasmin dan Wening, pertandingan semifinal lainnya mempertemukan Jolin Angelia asal PB Djarum dengan wakil Exist Badminton Club, Oei Louisa Jovanka.


