Putri sejatinya memiliki peluang saat bangkit dan merebut gim kedua. Namun, di gim ketiga, lagi-lagi Putri gagal mengatasi tekanan demi tekanan dari Huang. Putri pun kembali tertinggal. "Saya belum bisa menghasilkan yang terbaik karena lawan juga pasti mempersiapkan strategi dan pola bermain yang sangat luar biasa, karena tadi dari gim pertama sampai gim ketiga saya kesulitan," kata pemain peringkat ke-7 dunia itu melalui siaran pers Humas PP PBSI.
"Lawan sudah merancang strategi ambil bola dari depan dan bola atasnya itu jumping-jumping, itu yang membuat saya kesulitan karena sedikit nggak kelihatan (arah bolanya)," Putri, menambahkan.
Indonesia Masters 2026 adalah turnamen ketiga Putri pada bulan ini. Sebelumnya, Putri juga tampil pada Malaysia Open 2025 dan India Open 2025. "Kelelahan itu pasti ada. Tapi, kan, kita juga harus mengontrol. Namanya juga pertandingan, kan, kita harus habis-habisan. Saya berusaha untuk bisa mengeluarkan semua permainan saya dan bisa kuat di lapangan," tuturnya.
Putri dijadwalkan bertanding lagi pada Maret mendatang, tepatnya pada All England 2026. Ia memiliki waktu cukup banyak untuk pemulihan dan berlatih lebih intensif, menjelang turnamen bergengsi tersebut. "Bisa istirahat dan yang lebih penting, saya bisa latihan jadi bisa memperbaiki kesalahan dan kekurangan di tiga turnamen ini," pungkasnya.



