BAC 2026 - Bobby/Melati Petik Pelajaran Berharga dari Ningbo

Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (Humas PP PBSI)
Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Ningbo | Ganda campuran Indonesia, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, dipaksa mengakui keunggulan pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran, dalam laga babak 32 besar Badminton Asia Championships (BAC) 2026, Selasa (7/4). Pasangan non-pelatnas itu kalah dua gim langsung 9-21, 14-21 dalam pertandingan yang digelar di Ningbo Olympic Sports Center, Ningbo, China.

Bagi ganda campuran besutan PB Djarum ini, BAC 2026 merupakan turnamen bulu tangkis dengan level tertinggi yang mereka jalani pada musim kompetisi tahun ini. Sebelumnya, mereka kandas di babak pertama Indonesia Masters 2026, tetapi meraih hasil positif saat menempati podium runner-up Thailand Masters 2026, awal Februari lalu.

"Bersyukur untuk hari ini, tapi kurang puas dengan hasilnya karena masih banyak yang harus diperbaiki, terutama untuk saya sendiri. Main di level ini baru pertama kali, jadi harus banyak belajar lagi," jelas Bobby kepada tim Humas dan Media PP PBSI.

Sementara itu, Melati menilai, mereka sudah memahami pola permainan Dechapol/Supissara yang juga merupakan bagian dari jajaran pasangan top dunia. Oleh karenanya, lanjutnya, ia dan Bobby berupaya tampil maksimal sepanjang pertandingan. "Tetapi seperti yang Bobby bilang, masih banyak kekurangan yang harus kami tambahkan supaya minimal bermain ramai dulu," katanya.

Ia menyampaikan rasa syukurnya bisa kembali tampil di BAC, meski kali ini harus turun dengan pasangan yang berbeda. Menurutnya, kesempatan tersebut tetap menjadi hal berharga dalam perjalanannya. "Kemarin pertama kali datang rasanya sudah lama banget nggak main di level Super 1000, yang pastinya kangen juga," pungkasnya.