German Open 2026 - Lawan Tangguh Menanti Terry/Gloria di Babak Kedua

Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja (Humas PP PBSI)
Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Mülheim | Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja akan menghadapi Mathias Christiansen/Alexandra Bøje asal Denmark di babak kedua turnamen bulu tangkis German Open 2026, Kamis (26/2). Bagi Gloria, duel ini menghadirkan kenangan tersendiri karena ia pernah berhadapan dengan Bøje di final edisi tahun lalu, saat pebulu tangkis Denmark tersebut berpasangan dengan Robin Tabeling asal Belanda.

Dalam perjalanan menuju partai puncak German Open 2025, Tabeling/Bøje menyingkirkan empat pasangan, termasuk dua wakil Indonesia, yaitu Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah serta Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. Di laga final, ganda campuran beda negara itu mengalahkan Gloria yang berpasangan dengan Rehan Naufal Kusharjanto melalui dua gim 21-17, 21-12 dalam tempo 39 menit.

Pada edisi tahun ini, Gloria, yang bermain dengan pemain Singapura, Hee Yong Kai Terry, melaju ke babak kedua berkat kemenangan atas ganda campuran Swiss, Yann Orteu/Caroline Racloz. Pasangan "gado-gado" itu  menang 21-8, 21-16 dalam tempo 28 menit, dalam pertandingan yang digelar di Westenergie Sporthalle, Mülheim an der Ruhr, Jerman, Rabu (25/2). 

Mengenai partai di babak 32 besar tersebut, Terry mengaku tampil dalam kondisi yang cukup baik. Ia menilai performanya secara keseluruhan masih sesuai harapan, sehingga mereka dapat mengontrol permainan laga sejak awal pertandingan. "Setelah ini kami akan langsung fokus untuk recovery dan persiapan menghadapi pertandingan besok, karena lawan yang akan dihadapi cukup berat. Jadi kami akan kembali beristirahat dengan baik dan menonton video pertandingan lawan untuk persiapan," papar atlet berusia 30 tahun ini melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.

"Bermain dengan Gloria saya rasa cukup pas. Dia memang sangat bagus dalam permainan depan, sehingga bisa banyak membantu dan meng-cover permainan saya. Jadi tugas saya tinggal bekerja keras di lapangan untuk saling melengkapi satu sama lain," Terry, menjelaskan.

Sementara itu, Gloria mengucap syukur atas penampilan mereka yang cukup baik dan sesuai dengan pola permainan yang telah dipersiapkan sebelumnya. Ia juga menyebut kondisi fisik dalam keadaan prima, sehingga fokus kini diarahkan pada laga berikutnya, dengan memastikan seluruh aspek, mulai dari pola pikir, fisik, hingga mental, untuk dipersiapkan secara optimal.

Pemain berpostur tubuh tinggi menjulang ini juga menyatakan, ia dan Terry terus berupaya menjaga komunikasi serta membangun kekompakan di lapangan. Meski waktu latihan bersama terbilang terbatas, keduanya berupaya memaksimalkan kebersamaan tersebut saat bertanding, agar tetap solid sepanjang pertandingan. "Pola permainan masing-masing sudah cukup dipahami, kami tahu harus bergerak ke mana dan melakukan apa," tuturnya.

"Tidak terlalu banyak kendala secara teknis di lapangan, mungkin lebih ke aspek non-teknis yang perlu terus dimantapkan," demikian Gloria.