Seo mengungkapkan, di partai puncak ini, ia jjuga harus berjuang melawan cedera bahu yang telah dialaminya sejak perempat final. "Sekarang masih terasa sakit, tetapi untungnya Kim banyak membantu saya," katanya, dikutip dari laman Federasi Bulu Tangkis Dunia.
Pasangan peringkat satu dunia tersebut mengaku semakin padu dalam berbagai aspek permainan. Secara umum, menurut Seo, pemahaman dan kekompakan mereka terus mengalami peningkatan. "Kami banyak berkomunikasi apa pun yang kami lakukan sekarang. Sinergi kami semakin membaik," tuturnya.
Kim/Seo menegaskan komitmen mereka untuk tetap fokus menjalani setiap turnamen sepanjang musim kompetisi tahun ini. Mereka menempatkan konsistensi dan kondisi fisik sebagai prioritas utama, sementara target rekor tidak menjadi fokus utama saat ini. "Lebih dari sekadar mengejar rekor, kami ingin berkonsentrasi untuk melakukan yang terbaik di setiap pertandingan dan menyelesaikan tahun ini tanpa cedera," kata Kim.
Setelah menjalani musim 2025 yang dominan dan membuka 2026 dengan hasil gemilang, Kim/Seo menegaskan motivasi untuk terus meraih kemenangan masih terjaga, sekaligus menandai kesiapan mereka menghadapi tantangan sepanjang musim kompetisi tahun ini.
Berikut hasil rangkaian pertandingan final Malaysia Open 2026:
- An Se Young (Korea Selatan/1) vs. Wang Zhi Yi (China/2) 21-15, 24-22
- Liu Sheng Shu/Tan Ning (China/1) vs. Baek Ha Na/Lee So Hee (Korea Selatan/6) 21-18, 21-12
- Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China/1) vs. Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin (China/2) 21-19, 21-19
- Shi Yu Qi (China/1) vs. Kunlavut Vitidsarn (Thailand/2) 21-23, 1-6 (retired)
- Kim Won Ho/Seo Seung Jae (Korea Selatan/1) vs. Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia/2) 21-15, 12-21, 21-18


