"Penampilan Ana/Trias di Malaysia Open 2026 sudah cukup baik, mengalahkan Pearly (Tan)/Thinaah (Muralitharan) di rumah mereka merupakan pencapaian yang bagus karena tidak mudah," katanya melalui keterangan pers Hums dan Media PP PBSI, Minggu (11/1).
"Secara performa terus berkembang, tapi secara tidak sadar mereka belum yakın kalau mereka itu bisa," Karel, menambahkan.
Ana/Trias memulai turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 1000 ini dengan mengalahkan pasangan India, Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela, melalui tiga gim 21-9, 21-23, 21-19. Mereka kemudian merebut kemenangan dua gim 26-24, 21-17 atas Pearly/Thinaah (Malaysia). Namun, langkah mereka terhenti di perempat final setelah kalah dari Baek Ha Na/Lee So Hee (Korea Selatan) dengan skor 21-13, 19-21, 13-21.
Karel menilai, Ana/Trias kehilangan pola permainan saat menghadapi Baek/Lee. Menurutnya, ketika lawan mulai menerapkan pola pancingan agar Ana/Trias menyerang lebih dulu, Ana/Trias justru terburu-buru ingin mematikan permainan dan melupakan kekuatan utama mereka yang berasal dari pertahanan sebelum berbalik menyerang. "Bicara simpelnya, masih kalah matang. Ini yang masih harus terus diperbaiki," tuturnya.
"Saya berharap di Indonesia Masters, Ana/Trias bisa lebih baik, begitu juga dengan ganda putri lainnya. Saya menargetkan bisa ada gelar juara," demikian Karel.


