Penentuan komposisi pemain dilakukan melalui proses evaluasi menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari performa, kesiapan fisik dan mental, hingga kebutuhan strategi tim. Seluruh keputusan diambil secara objektif dan kolektif bersama tim pelatih, dengan tujuan menjaga keseimbangan kekuatan tim.
Komposisi tim mencerminkan perpaduan antara pemain berpengalaman dan para atlet muda yang tengah berkembang dan berprestasi. Pendekatan ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan tim sekaligus mendukung proses regenerasi.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian mengatakan, fokus utama adalah memastikan kesiapan tim secara menyeluruh. "Kami melihat kesiapan secara keseluruhan sebagai faktor utama. Setiap pemain yang terpilih diharapkan dapat menjalankan perannya dengan baik dan berkontribusi untuk tim," ujarnya melalui siaran pers Humas PP PBSI, Sabtu (11/4) petang WIB.
Sebagai unggulan kedua, tim Thomas Indonesia memiliki harapan untuk memberikan hasil yang terbaik bagi Indonesia. Namun, harus disadari, saat ini persaingan begitu ketat dan setiap pertandingan memiliki tantangan tersendiri. Oleh karena itu, tim Thomas Indonesia akan fokus pada setiap langkah dimulai dari fase grup sambil terus menjaga performa tim.
Sementara itu untuk tim Uber, lanjut Eng Hian, fokus utama adalah memastikan tim dapat tampil optimal sejak fase grup, sambil terus membangun kepercayaan diri dan kekompakan tim untuk melangkah ke tahap berikutnya.
Skuad Piala Thomas 2026:
- Jonatan Christie
- Alwi Farhan
- Moh Zaki Ubaidillah
- Anthony Sinisuka Ginting
- Fajar Alfian
- Muhammad Shohibul Fikri
- Sabar Karyaman Gutama
- Moh Reza Pahlevi Isfahani
- Raymond Indra
- Nikolaus Joaquin
Skuad Piala Uber 2026:
- Putri Kusuma Wardani
- Thalita Ramadhani Wiryawan
- Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi
- Ester Nurumi Tri Wardoyo
- Febriana Dwipuji Kusuma
- Meilysa Trias Puspitasari
- Rachel Allessya Rose
- Febi Setianingrum
- Siti Fadia Silva Ramadhanti
- Amallia Cahaya Pratiwi


