"Laga hari ini lumayan menegangkan. Namun, pelatih menyarankan untuk tetap berani dan menerapkan pola main yang benar," kata Yugo kepada tim Humas dan Media PP PBSI di Majeh Arena Wadas, Karawang, Jawa Barat.
"Pola main kami tadi menyerang dan bermain no lob," tambahnya.
Sementara itu, Aldo menilai kondisi lapangan sudah ideal dan konsisten seperti hari sebelumnya, sehingga fokus utama adalah bermain maksimal tanpa terbebani hasil akhir pertandingan. "Evaluasi hari ini, kami harus lebih konsisten dan juga harus menjaga poin demi poin," katanya.
Di sisi lain, Yugo mengaku senang dapat ambil bagian dalam Seleknas PBSI 2026 dan bertekad tampil maksimal di setiap pertandingan. Ia berharap dapat meraih gelar juara bersama Aldo sebagai langkah penting untuk membuka peluang bergabung ke pelatnas Cipayung. "Kakak saya, Adrian Pratama, sudah lebih dahulu masuk pelatnas PBSI. Pastinya saya termotivasi untuk menyusul beliau ke pelatnas PBSI dan membanggakan keluarga," pungkasnya.
Di perempat final yang digelar Kamis (5/2), Aldo/Yugo akan menghadapi rekan satu klub mereka, Akmal Nurrahman/Revand Harianto.


