Kepala Bidang Turnamen PP PBSI Wahyana menyatakan, seluruh rangkaian pertandingan yang digelar di GOR Sudirman, GOR Suryanaga, dan GOR MERR berlangsung tertib, dengan tidak satu pun laga berakhir hingga larut malam. "Jadi, dari hari pertama hingga terakhir itu tidak ada pertandingan yang sampai molor," katanya kepada Djarum Badminton, ditemui di GOR Sudirman, Surabaya, pada pekan ini.
HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026, lanjut Wahyana, adalah ajang berskala nasional edisi perdana pada musim kompetisi tahun ini. Induk organisasi olahraga bulu tangkis di Tanah Air itu secara rutin menggelar rangkaian Sirnas, yang pada tahun ini mencakup lima Sirnas A, lima Sirnas B, serta Sirnas Premier, yang diakhiri dengan Kejuaraan Nasional.
Ia juga menjelaskan, penentuan tuan rumah Sirnas dilakukan melalui mekanisme penawaran kepada seluruh pengurus provinsi di Indonesia. PP PBSI terlebih dahulu membagikan formulir pengajuan pada tahun sebelumnya, yang kemudian dikumpulkan di akhir tahun untuk diverifikasi. Selanjutnya, tim survei melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan fasilitas dan sarana pendukung. Berdasarkan hasil laporan tersebut, PBSI menetapkan daerah yang dinilai siap untuk menyelenggarakan ajang Sirnas.
Wahyana pun berharap, ajang Sirnas ini dapat menjadi wadah bagi para atlet di seluruh Indonesia untuk berkompetisi secara sportif dan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play. "Kami juga menaruh harapan besar, melalui langkah awal di Sirnas ini, harapannya ke depan adalah mereka bisa menyumbang atlet-atlet masuk ke pelatnas," jelasnya.
Pada HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026, PB Djarum tampil dominan dengan merebut sembilan gelar juara dari total 15 kategori yang dipertandingkan. Klub asal Kota Kudus itu juga mencatatkan prestasi impresif dengan memastikan terciptanya final sesama wakil PB Djarum di seluruh kategori Taruna.
Catatan menonjol lainnya datang dari pemain ganda PB Djarum, Atresia Naufa Candani, yang sukses mengamankan dua gelar di sektor Taruna. Sementara itu, senior Atresia dari klub yang sama, Gloria Emanuelle Widjaja, turut menunjukkan dominasinya dengan meraih dua gelar juara pada nomor Ganda Dewasa Putri dan Ganda Dewasa Campuran.
Jaya Raya Jakarta membawa pulang dua gelar juara dari Surabaya melalui nomor Tunggal Remaja Putra dan Ganda Remaja Campuran. Sementara itu, Mayla Cahya Afilian Pratiwi menjadi satu-satunya wakil pelatnas yang berhasil menjuarai HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026, setelah pada partai puncak mengalahkan Erghya Aulia Putri dari Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya dengan skor 21-17, 24-22. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi gelar juara perdana bagi Mayla sejak resmi bergabung sebagai atlet pelatnas beberapa bulan lalu.
Berikut hasil pertandingan final HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026:
Remaja
Tunggal Remaja Putra
Alvin Jefferson Kusuma (Jaya Raya Jakarta/1) vs. Arven Naufal Renaldi (Jaya Raya Jakarta - 5/8) 21-16, 21-17
Tunggal Remaja Putri
Wa Ode Andita Julianti (PB AIC, Kota Bekasi) vs. Divya Amanta Kuncoro (Pelatwil Tengah - 5/8) 24-22, 21-11
Ganda Remaja Putra
I Nyoman Devan Kertikea Ryoga Sancaya/Muhammad Bintang Samudra Sakti (PB Djarum - 5/8) vs. Beavis Nathaniel Ayler Carundeng/Syafi Arkana (Jaya Raya Jakarta) 21-17, 21-17
Ganda Remaja Putri
Nur Hafidzah Afifah/Shafira Atha Azzalia (PB Djarum/1) vs. Aqelatul Amaliyah Rahma/Wilia Renasya (PB Djarum/2) 21-18, 24-22
Ganda Remaja Campuran
Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Afizzah Rahmadhani (Jaya Raya Jakarta - 5/8) vs. Oka Faiq Januar/Nur Hafidzah Afifah (PB Djarum/2) 21-14, 21-14
Taruna
Tunggal Taruna Putra
Radithya Bayu Wardhana (PB Djarum/1) vs. Alif Akbar. M (PB Djarum) 21-15, 21-11
Tunggal Taruna Putri
Christabel Calista Purwanto (PB Djarum/1) vs. Raisya Affatunisa (PB Djarum) 21-14, 18-21, 16-21
Ganda Taruna Putra
Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono (PB Djarum/1) vs. Anju Siahaan/Faizal Pangestu (PB Djarum/2) 17-21, 21-19, 13-21
Ganda Taruna Putri
Adelia Nirul M/Yasintha Ristyna Putri (PB Djarum - 5/8) vs. Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri (PB Djarum/2) 21-16, 16-21, 10-21
Ganda Taruna Campuran
Muhammad Lutfhi Habibi/Dian Ramadhani Mukti (PB Djarum - 5/8) vs. Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani (PB Djarum/2) 12-21, 15-21
Tunggal Dewasa Putra
Muhammad Rizky Akbar (Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro Badminton Academy/1) vs. Krishna Adi Nugraha (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya/2) 21-10, 21-17
Tunggal Dewasa Putri
Mayla Cahya Afilian Pratiwi (Pelatnas) vs. Erghya Aulia Putri (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya/2) 21-17, 24-22
Ganda Dewasa Putra
Hafiz Faisal/Kenas Adi Haryanto (Jaya Raya Jakarta/1) vs. Alfredo Mesdila/Reza Dwicahya Purnama (Mansion Sport Box/2) 16-21, 21-18, 20-22
Ganda Dewasa Putri
Jania Novalita Situmorang/Nabila Cahya Permata Ayu (Pelatnas) vs. Gloria Emanuelle Widjaya/Jessica Maya Rismawardani (PB Djarum) 17-21, 14-21
Ganda Dewasa Campuran
Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (PB Djarum/1) vs. Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaya (PB Djarum) 19-21, 23-25


